Wisata Kuliner di Madiun

1 views

Madiun adalah salah satu wilayah yang masuk dalam wilayah administrasi Provinsi Jawa Timur. Berbatasan langsung dengan Kecamatan Geger di sebelah selatan, Kecamatan Wungu di sebelah timur, dan Kabupaten Magetan di sebelah Barat. Wilayah yang mempunyai banyak potensi wisata ini pantas dijadikan destinasi wisata bagi kamu yang mengaku pecinta jalan jalan atau traveling. Jalan jalan ke Madiun tidak akan lengkap jika kamu belum mencicipi sajian makanan khas Madiun yang mampu menggoyang lidah. Bukan hanya tempat wisata Madiun saja yang menarik, namun juga ada banyak sekali sajian kuliner Madiun yang menarik dan menunggu untuk dicicipi. Nah, pada kesempatan kali ini tempatwisataindonesia.id ingin berbagi informasi dengan kamu kamu sekalian tentang rekomendasi makanan khas dan juga tempat makan hits yang ada di Madiun. Penasaran kan? Langsung saja berikut ulasannya :

Makanan khas Madiun Jawa Timur yang satu ini disebut kue manco yaitu jajanan khas Madiun yang berbahan ketan. Kue manco ini merupakan warisan dari nenek moyang yang mitosnya jajanan ini tidak bisa dibuat di daerah manapun selain di desa asalnya yaitu Desa Tambak Mas. Pasalnya, hanya manco buatan desa Tambak Mas inilah yang jika digigit maka akan berbentuk rongga didalamnya. Cara membuat kue ini sangat sederhana, tepung ketan yang sudah diaduk dengan air hingga membentuk seperti donat ini direbus dan dikeringkan, kemudian dipotong kecil-kecil berbentuk segitiga barulah kue digoreng hingga mengembang. Setelah digoreng, manco yang masih polos ini kemudian dicampur dengan cairan gula merah dan diaduk dengan adonan rasa. Ada beberapa rasa kue manco yaitu rasa ketan, beras, dan kacang. Jajanan khas madiun ini rasanya gurih dan manis selain itu harganya pun sangat murah mulai Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu sangat cocok dijadikan oleh-oleh buat kamu yang berkunjung ke Madiun.

 

Makanan khas Madiun bluder sangatlah populer dan sering dijadikan oleh-oleh khas Madiun. Bluder cokro ini didirikan oleh Nyonya Susana sejak 19 Agustus 1889. Pada awalnya Nyonya Susana mendapat resepnya dari orang Belanda dan dibuat hanya untuk dibagikan ke saudara dan kerabat hingga akhirnya berkembang sampai saat ini. Bluder cokro ini memiliki 14 varian rasa antara lain kismis, coklat, keju, original, mix match, kacang, fruty tam, abon, smooked beef, nutela, selai nanas, strawberry, dan blueberry. Rasa yang manis dan tekstur bluder cokro yang lembut membuat roti ini sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh berbagai kalangan usia, selain itu bluder cokro juga hanya tahan hingga 6 hari karna didibuat masih dengan cara tradisional dan tanpa pengawet jadi lebih enak dan menyehtkan. Untuk harganya roti bluder cokro ini dijual 8 sampai 10 ribu rupiah saja. Outletnya pun buka setiap hari sekitar pukul 7 pagi sampai 9 malam.

Makanan khas Madiun brem ini merupakan ikon jajanan kota Madiun. Brem dibuat dari sari ketan yang sudah di fermentasi. Jangan takut brem ini halal karena dibuat menggunakan beras ketan yang masih segar (belum berubah menjadi tape) kemudian dimasak untuk di fermentasi. Brem khas madiun ini berbentuk kotak pipih dengan warna putih sedikit kuning, rasanya pun cukup adem dan segar ditiap gigitanya karena tekstur brem yang padat langsung lebur dan rasa manisnya langsung menyebar kedalam mulut. Varian rasanya pun bermacam-macam ada original, stroberi, coklat, keju, dan lain-lain. Harga jual brem ini juga murah lho, untuk satu kotaknya antara rp 5.000 – Rp 15.000, tentu akan lebih murah jika kamu membeli dalam jumlah banyak untuk oleh-oleh.

 

Madumongso merupakan salah satu jajanan khas Madiun yang juga populer dan banyak digemari. Madumongso ini dibuat dari bahan dasar ketan hitam yang diolah hingga menjadi tape melalui proses fermentasi. Setelah itu, dimasak dicampur dengan gula dan santan hingga menyerupai dodol. Pengemasanya pun unik, biasanya madumongso dibungkus dengan kertas minyak warna-warni ada yang berbentuk bulat dan ada yang berbentuk lonjong seperti dodol. Jajanan madumongso ini rasanya manis sedikit asam dan saangat nagih saat kamu selesai memakannya. Jika kamu ingin mencari madumongso untuk dijadikan oleh-oleh tidak akan sulit, karena di pusat-pusat oleh-oleh di Madiun banyak menjual jajanan khas yang satu ini.

Minuman yang menyegarkan ini sempat sangat terkenal di jamannya. Rasanya segar dan aromanya khas, mirip dengan minuman saritemu yang juga pernah terkenal jaman dahulu kala. Satu botol mimosa lemon dibanderol dengan harga 12.500 rupiah saja, sangat murah untuk ukuran sirup ya. Sirup mimosa lemon lebih enak jika disajikan dengan dicampur biji selasih serta air es.

 

Kota Madiun juga sangat terkenal dengan pecelnya terutama sambel pecelnya. Sebenarnya hampir di setiap daerah di luar Madiun ada warung makan yang menjual nasi pecel, namun pecel yang ada di Madiun benar-bnar berbda dari segi rasa dan sensasinya.Bumbu pecel ini dibuat dengan bahan dasar kacang tanah, cabai dan ditambah bumbu-bumbu rempah seperti jahe, kunyit, dan gula aren. Namun setiap pembuat mempunyai rahasianya tersendiri sehingga rasanya menjadi lebh nikmat. Saat berkunjung ke Madiun bumbu sambl pecel jangan sampai terlewatkan karena sangat mudah di dapatkan di toko pusat oleh-oleh dan harganya pun tidak teralu mahal.

Makanan ringan khas Madiun ini terbuat dari campuran tepung tapioka, gula merah atau gula jawa, dan juga kelapa yang diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan sajian makanan ringan bernama kue semprong. Kue ini bisa bertahan hingga 8 bulan bila dikemas dalam tempat yang tertutup rapi dan tidak berjamur. Rasanya gurih dan renyah mirip dengan eggroll. Kue semprong ini pas kamu jadikan oleh oleh setelah berkunjung ke Madiun.


Olahan lain yang menjadi makanan khas kota Madiun adalah keripik tempe. Berbahan dasar tempe makanan ini sudah dibuat turun menurun sejak puluhan tahun yang lalu. Jajanan ini bisa dijadikan salah satu alternatif oleh-oleh bagi kamu yang sedang berkunjung ke kota Madiun karena untuk mencarinya pun mudah sudah tersebar di pusat oleh-oleh di Madiun.

Makanan khas Madiun nasi pecel ini merupakan satu dari sekian banyak sajian khas Madiun yang populer. Hampir setiap kota di Jawa Timur mmpunyai varian pecel yang sesuai dengan daerahnya masing-masing. Namun, pecel di Madiun agak berbeda dari daerah ain karena adanya Kembang Turi dan Lempeng. Di daerah lain biasanya menggunakan rempeyek untuk kerupuknya. Untuk penyajiannya biasanya menggunakan pincuk serta dinikmati dengan lauk tambahan seperti empal dan jerohan.

Makanan khas Madiun Jatim yang diberi nama pentol corah ini dibuat dari tepung terigu yang dicampur dengan tepung kanji, kemudian ditambahkan dengan bumbu bumbu berupa merica, bawang putih, garam, dan juga air. Adonan tersebut diuleni kemudian dimasukkan ke dalam tahu, sisanya dibentuk bulatan bulatan kecil. Setelah itu kukus adonan yang telah dibentuk bulat dan tahu yang sudah diisi. Sembari menunggu pentol matang, siapkan media untuk merebus sausnya serta tambahkan bumbu seperti bawang putih, cabai, merica bubuk, garam dan sedikit air. Setelah pentol matang, sajikan pentol dengan saosnya selagi masih hangat.

Makanan khas Kota Madiun ini bisa ditemukan salah satunya di sebuah warung soto sederhana yang terdapat tepat di sebelah Hotel kartika Abadi. Namanya Soto ayam Kampung Pak sutopo yang terkenal akan cita rasanya yang gurih dan nikmat. Jam buka warung soto ini mulai malam hari. Satu porsi soto biasanya berisi bahan soto ayam dan nasi serta disajikan bersama tempe goreng dan sate kulit serta tidak lupa tambahan ati ampela menambah nikmatnya soto Madiun ini.

Selanjutanya ada lento makanan khas Madiun dan resepnya. Lento madiun terbuat dari singkong yang diserut kasar dicampur dengan tempe basi, cabai keriting, cabe rawit, daun jeruk, lengkuas, bawang merah, bawang putih, dan juga garam serta tepung terigu. Cara membuatnya mudah, pertama haluskan semua bumbu terlebih dahulu kemudian campur singkong, tempe basi dan bumbu yang telah dihaluskan. Setelah itu tambahkan garam serta tepung agar adonannya dapat disatukan dan tidak hancur saat di goreng. Bentuk adonan dengan tangan hingga bundar sempurna kemudian goreng dengan api kecil sampai berwarna kemerahan dan bertekstur renyah diluar dan empuk didalam. Lento madiun siap disantap.

Tempat makan khas Madiun dengan sajian menu rujak petis salah satunya berada di Jalan Kapuas Nomor 20, Madiun atau Jalan Sumbawa Nomor 12, Madiun. Cara membuat rujak petis ini cukup mudah yang pertama pastinya menyiapkan bahan bahannya, seperti tempe goreng setengah kering, tahu goreng, kangkung rebus, tauge rebus, lontong, mentimun, dan bumbu bumbu yang diperlukan serta pisang kluthuk mentah. Kemudian iris pisang kluthuk secukupnya agar rasanya tetap terjaga kemudian haluskan bersama dengan bumbu lainnya. Beri perasan jeruk nipis, tambahkan petis dan air kemudian aduk. Setelah itu tambahkan kangkung dan tauge serta kerupuk. Hidangkan dan rujak petis siap dihabiskan oleh pasukan pecinta kuliner. Hmm… mantap!

Makanan khas Madiun selanjutnya adalah lontong tahu telur atau disebut juga tahu panggung. Lontong tahu telur dapat kamu temukan di rumah makan yang ada di Jalan Merbabu, Madiun tepatnya bernama Depot Rasa Tunggal. Rasa khas dari lontong tahu telur Madiun terletak di bumbu kacangnya yang nikmat dipadukan dengan tahu telur dan lontongnya. Seperti namanya, satu porsi sajian kuliner ini berisi tahu, telur, lontong, dan taburan bawang goreng serta daun bawang yang disiram dengan kuah bumbu kacang.

Salah satu minuman khas Madiun yakni Dawet Suronatan. Dawet suronatan ini mempunyai presentasi yang lumayan unik. Dawet ini disajikan dengan mangkuk yang ukuranya kecil berisi cendol, bubur ketan hitam, bubur sumsum dan tapai sebagai campuranya. Sangat cocok diminum di saat siang hari yang panas di kota Madiun.

Sate ayam ngepos merupakan kawasan di kota Madiun yang banyak warung-warung berjualan sate. Rasanya pun hampir mirip-mirip. Disini tersedia beberapa pilihan sate yaitu sate kulit,jerohan, atau daging. Sate ayam ngepos ini bisa jadi salah satu pilihan kuliner saat kamu berkunjung ke Madiun.

Makanan khas Madiun lempeng atau nama lainnya kerupuk puli adalah kerupuk yang dibuat dari bahan dasar nasi yang digepengkan kemudian dijemur hingga kering. Selain itu kerupuk puli dibuat dengan menggunakan pengawet berwarna kuning , biasa disebut bleng. Untuk mengetahui ciri-ciri kerupuk puli yang tidak baik yaitu kerupuk puli yang tampak keras da awet, sedangkan kerupuk puli yang baik adalah kerupuk puli yang mudah pecah dan lebih cepat tumbuh jamur jika tidak segera digoreng.

Nasi jotos atau sego jotos ini kuliner khas Madiun yang tidak akan membuat kamu babak belur. Jotos disini hanya nama saja karena tampilan dari nasi jotos atau sego jotos ini mirip dengan kepalan tangan. Sekedar informasi, jotos dalam bahasa Jawa mempunyai arti pukul. Sekilas penyajiannya mirip dengan nasi kucing atau nasi jinggo. Satu porsi nasi jotos atau sego jotos berisi nasi lengkap dengan lauk sederhana misalnya tahu, tempe, dan telur. Satu hal yang membuat nasi jotos atau sego jotos ini istimewa adalah sambalnya. Kamu bisa mendapatkan satu porsi nasi jotos sekaligus berwisata jika mengunjungi Air Terjun Slampir yang jaraknya sekitar 20 km ke arah selatan kota Madiun. Banyak penjual nasi jotos atau sego jotos di tempat wisata tersebut.

Jika ingin merasakan kuliner lain anda bisa mencoba pergi ke Desa Gandu di Kelurahan Karangrejo yang menjadi pusat ayam panggang di seluruh Madiun. Selain bis dinikmati di tempat ayam panggang disini juga bia dijadikan oleh-oleh. Kamu bisa memilih mau ayam kampung atau ayam negeri . Rasa yang disuguhkann adalah bumbu pedas dan tumbar bawang atau disebut bumbu gurih. Utuk harganya berkisar antara Rp 60.000 sampai Rp 100.000.

Satu lagi minuman khas Madiun adalah wedang cemoe yakni wedang yang disajikan dalam keadaan hangat, yang berisi santan kelapa, kacang tanah yang sudah digoreng dan potongan roti tawar. Rasanya menampilkan perpaduan manis dan hangat. Karena wedang cemoe merupakan minuman hangat maka warung yang menjual minuman ini baru buka pada malam hari. Harganya pun cukup murah sekitar Rp 3.000 per mangkok. Sangat pas dinikmati sambil makan camilan gorengan sebagai pemamping.

Leave a reply "Wisata Kuliner di Madiun"